WARGA NILAI WALIKOTA CILEGON PENJAJAH
rumahdunia | Warta Banten | November 10th, 2009 | 4 Comments »

CILEGON – Ribuan warga yang mengatasnamakan Solidaritas Perjuangan Masyarakat Cilegon Menggugat demo Walikota Cilegon Tubagus Aat Syafaat (10/11). Mereka berasal dari para serikat buruh kontrak PT. Krakatau Steel dan unsur masyarakat umum. Mereka mendatangi kantor Walikota Cilegon dan menyatakan bahwa Walikota Cilegon sebagai penjajah dan raja maling.
Para pengujuk rasa nyaris bentrok dengan ratusan massa lainnya yang mendukung walikota yang berada di dalam kantor Walikota Cilegon. Untungnya, pihak kepolisian Polres Cilegon dapat mengendalikan adu bentrok massa pendukung dan pendemo walikota ini.
Ribuan massa ini datang dalam tiga tahap. Awalnya, masa datang dengan jumlah puluhan. Tak lama kemudian ratusan warga datang membentangkan baliho besar bertuliskan “Walikota Cilegon Aat Safaat penjajah dan raja maling”. Terakhir, ribuan massa kembali datang bergabung. Mereka berasal dari serikat buruh PT. Krakatau Steel Cilegon yang sejak Kamis 5 November lalu menuntut pembayaran dana Jamkesos.
Sejumlah tuntutan dari pengunjuk rasa mereka tujukan kepada Walikota Cilegon di antaranya mereka meminta pertanggungjawaban pengelolaan dana Jamsostek, pembebasan lahan Kubangsari, serta tuntut raja koruptor. Tak hanya itu, mereka juga menyatakan bahwa Walikota Cilegon telah berbuat sewenang-wenang dengan jabatannya untuk kepentingan pribadi. Bahkan mereka menilai Aat Safaat telah mengadu domba masyarakat. (BH)




December 13th, 2009 at 9:53 pm
beritanya betul, tapi isi beritanya bohong, yang menganggap walikota Cilegon penjajah bukanlah masyarakat, tetapi “kumpulan orang orang” yang mengatasnamakan masyrakat, massa yang datang adalah masa titipan, bahkan seorang direktur anak perusahaan Krakatau Steel yang kebetulan Ketua salah satu ormas di Cilegon turut andil dalam menggerakkan massa anggotanya untuk ikut rame-rame domo buruh. Rumah dunia Com hanya melihat dari aspek luar, inti dari gerakan itu tidak direkam, kenapa demo buruh rapatnya di rumah Sekretaris Partai Demokrat. Jadi intinya adalah gerakan politik pencitraan. Wong Cilegon tak akan terpengaruh coy… salam buat kang Gola Gong.
December 15th, 2009 at 5:24 pm
Kang Nasi, kami mencoba meliput peristiwanya.Kami merasa senang, kalau wartwan kmi tidak menambah2i. Artinya, peristiwanya tidak bohong. soal substansinya, itu soal lain. Biasalah dlm perbedaan pendapat. Terimakasih sudah berkunjung ke rumahdunia.com
February 8th, 2010 at 10:50 pm
aat safaat pencuri semua orang tahu cuma banyak jawara yang bodoh yang mendukungnya. mana ada orang cilegon asli yang berhasil di ruang lingkup nasional. kasihan deh rakyat cilegon yang dibodohi walikotanya. saya orang jakarta juga akhirnya tahu. lihat tuh jalan2 di cilegon rusak, gaji PNS dipotong dgn alasan yang tdk jelas. ditambah lagi kekayaannya yang berlimpah-ruah. Dasar jawara cuma pake otot kagak pake otak. Kasihan orang Cilegon kagak ada yang jadi mentri apa lagi Presiden. dasar Jawara Bodoh.
June 17th, 2010 at 11:29 am
lo sendiri ngapain di cilegon kenapa ga jadi mentri di dki, bukan malah ngerampok uang dicilegon…… usaha dicilegon kontribusi loe ga ada dasar rampok!!!!!!!!