REKAMAN SADAPAN KPK MENJADI NADA DERING
rumahdunia | Warta Banten | November 10th, 2009 | No Comments »
LEBAK-Kecanggihan teknologi ternyata tidak hanya memudahkan segala sesuatu, tetapi juga bisa menciptakan trend baru di masyarakat. Salasatunya adalah rekaman penyadapan telefon yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap anggodo, yang diperdengarkan di Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu. Kini rekaman tersebut telah beredar luas dan dijadikan sebagai nada panggil pribadi di Handphone-nya masing-masing.
Seperti yang terjadi di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Masyarakat biasa dan para pengguna facebook banyak yang menggunakan nada sambung tersebut sebagai nada sambung pribadi. Mereka mendapatkannya dari hasil mengunduh di internet atau dengan mendapatkannya dari HP teman-temannya melalui Bluetooth.
Di akui Usep, salah seorang warga Rangkasbitung, bahwa memakai nada sambung ini bukan semata-mata trend saja, Tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Saya juga yakin jika rekaman itu adalah upaya untuk menjatuhkan nama baik KPK,” ujarnya mantap. (Rudi Gunawan)




Leave a Reply