ASMA NADIA LAUNCHING “EMAK INGIN NAIK HAJI”
Gola Gong | Jurnal RumahDunia | November 9th, 2009 | No Comments »

cover buku Emak
RUMAH DUNIA -Ada yang Sudah nonton filem “Emak Ingin Naik Haji”? Atau pernah baca cerpennya? Sabtu 14 November 2009,pukul 13.30 WIB ada “Emak Ingin Naik haji” bersama Asma Nadia di Rumah Dunia. Juga bincang buku anak “Cool Skool” karya Putri Salsa. Datang, ya. Gratis. Kesempatan emas ketemu Asma Nadia, penulis perempuan mutakhir Indonesia.
“Emak Ingin Naik Haji” bercerita tentang Emak, seorang wanita paruh baya yang dengan gigih berusaha untuk dapat mewujudkan impiannya, yaitu pergi ke tanah suci Mekah untuk menunaikan haji. Kehidupan Emak sehari-hari hanya bergantung pada hasil jualan kue yang dititipkan di warung atau pesanan orang. Kalau beruntung, ada juga sedikit tambahan uang dari Zein, anak Emak satu-satunya yang berjualan lukisan keliling hasil karyanya sendiri.
Walaupun Emak tahu bahwa naik haji adalah salah satu hal yang mungkin sulit diraih, tetapi Emak tidak putus asa. Dia tetap mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk disetorkan ke tabungan haji di bank. Zein yang melihat kegigihan Emak juga berusaha dengan berbagai cara untuk dapat mewujudkan keinginan Emak. Apakah ada jalan bagi Emak agar keinginannya terwujud?
Emak adalah representasi dari kelompok masyarakat yang sangat merindukan Mekah tetapi karena persoalan finansial, maka pergi haji menjadi sebuah hal yang sangat jauh di awang-awang. Sementara Juragan Haji, yang diperankan oleh Didi Petet, bersama keluarganya dengan penuh kemudahan dapat melakukan ibadah haji dan umroh kapan saja mereka inginkan. Adapula Pak Joko, yang memaksakan diri untuk pergi haji karena ingin memamerkan titel hajinya untuk meraup suara pada pemilihan umum.
Keunggulan “Emak Ingin Naik Haji’ adalah tema sosial yang mengangkat kehidupan sehari-hari masyarakat. Lebih khususnya, “Emak Ingin Naik Haji” menyentil fenomena sosial keluarga muslim yang hidup berkecukupan dan dapat berkali-kali naik haji sementara banyak keluarga muslim lain yang tak mampu menunaikan rukun Islam kelima tersebut atau harus bersusah payah menabung bertahun-tahun untuk mewujudkan impiannya pergi haji.(*)




Leave a Reply