ANGGI “NENG CITRA” TERKESAN YOGYA

advert
Neng Citra pacar Si Aduy

Neng Citra pacar Si Aduy

Anggi Rospidia, Ratu Banten Star 2006, tokoh “Citra’ di sinetron komedi “Si Aduy”,  disiarkan Banten TV setiap Sabtu, pukul 21.00 WIB,  baru pulang dari Kota Jogja. Di kota pelajar itu, Anggi bukan untuk bertamasya, tapi mengikuti ajang modeling perwakilan Banten dalam program Porseni dan Jambore tingkat Nasional yang diikuti oleh 33 propinsi. Meski tidak menang, gadis manis kelahiran serang 1992 ini masuk 10 besar. Tentu saja ini harus tetap disyukuri, sebab segala sesuatunya memanglah proses. Karena prestasi besar adalah kumpulan prestasi-prestasi kecil.

Ketika diwawancarai www.rumahdunia.com di sela-sela syuting “Si Aduy” di Untirta Serang, Selasa (3/11) tentang aktifitasnya selama di Jogja, Anggi menjawab dengan senyuman khasnya, “Kegiatannya memang melelahkan, tapi Anggi seneng, kok. Karena Anggi bisa punya banyak teman dari berbagai kota. Malahan Anggi jadi punya teman baru, dia model tapi tuna rungu. Luar biasa dia.”

Selain bercerita tentang segala aktifitasnya di Kota Jogja, gadis dengan segudang prestasi ini juga banyak bercerita tentang kenyamanan Kota Jogja. Menurutnya, orang Yogta  ramah-ramah dan baik-baik. Saat menuju gedung acara tempat perlombaan diselenggarakan misalnya, Anggi sempat kebingungan, namun beruntung Anggi diantarkan tukang becak yang baik hati. “Tukang becak itu hanya memasang tarif tiga ribu, padahal jaraknya mencapai lima kilo km!” kenang Anggi. Selain itu, harga makanannya pun murah meriah. “Ah, pokoknya Anggi terkesan banget dengan kota ini,” ujarnya senang. Ngomong-ngomong, nyobain nasi gudeg ‘kan? Atau nasi aking? Hiih, salah. Nasi hik alias nasi kucing, nyobain juga?(RG)

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010