PERAMPAS SEPEDA MOTOR DIAMANKAN

advert

SERANG­­­—Tertangkap tangan saat berusaha merampas sepeda motor yang sedang dikendarai warga, seorang pencuri nyaris babak belur dihakimi massa. Beruntung polisi yang menerima laporan segera datang dan mengamankan tersangka ke Mapolsek Curug Kota Serang beriku motor korban yang belum sempat dibawa kabur.

Tersangka yang kemudian diketahui bernama Sam’un, warga kampung Serdang, Desa Cipete, Curug Kota Serang, mengaku baru dua kali melakukan perampasan sepeda motor tersebut. Karso warga kampung Lisangko, Desa Curug Manis, Kecamatan Curug, salah satu korban yang motornya jadi sasaran pencurian merupakan korban kedua. Setelah korban sebelumnya juga gagal dirampas motornya oleh Sam’un tersangka pencurian.

Peristiwa tersebut terjadi, menurut Karso selaku korban pada Jumat (6/11) sore, ketika sedang bercocok tanam. Ia mendengar suara gaduh perkelahian, kemudian ia berusaha mencari tahu asal suara tersebut. Di tempat kejadian Karso mendapati Sam’un sedang berkelahi untuk merampas motor dari korban pertama, Lamasari. Saat itu Karso turun dari motor untuk menolong korban pertama, namun tersangka Sam’un lari. Tapi bukannya kabur malah kembali berusaha merampas motor Suzuki SPIN A 5315 BN milik Karso. Korban akhirnya dapat melumpuhkan tersangka meski anaknya sempat dilukai. Beruntung petugas Polsek Curug segera mengamankan tersangka sebelum dihakimi warga kampung.

AKP Kamarul. W, Kapolsek Curug Kota Serang menuturkan, “Saat ini petugas sedang memeriksa tersangka yang memberi keterangan berbelit-belit karena berusaha melawan petugas. Lalu kami juga meminta keterangan dari para korban.”[ND]

Share

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

ANTARA “TUBAGUS” DI BANTEN DAN “SIR” DI INGGRIS

Oleh Gol A Gong Paul Mc Cartney, penyanyi kelompok musik The Beatles dari Liverpool dan Alex Ferguson, menejer tim sepakbola klub Manchester United Inggris tidak menyangka jika kedatangan di Bandara Soekarno Hatta disambut tarian selamat datang “Banten Katuran” persembahan Sanggar Tari Laksana pimpinan Mayang Sari, doktor seni tari satu-satunya milik Banten. Paul yang lahir pada [...]

Share

Full Story | June 29th, 2011

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

Share

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

Share

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa* Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari [...]

Share

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak [...]

Share

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK I. “ora et labora” di pertigaan jalan menuju rumah beberapa tukang becak menyemadikan nasib : bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha – memejam di tempat duduk masingmasing- II. “nrimo ing pandum” kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan begitu saja kepada puingan matahari dan purnama mereka mengabadikannya sebagai penanda becak yang telah menerima [...]

Share

Full Story | July 18th, 2010