HIMBAUAN DILARANG MEROKOK DI RSUD SERANG DIABAIKAN

advert
merokok merusak masa depan

photo: ferdiyawardi.wordpress.com/.../13/takut-rokok/

SERANG – Peringatan dilarang merokok di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serang, rupanya tidak berpengaruh bagi para penunggu pasien dan karyawan setempat. Mereka masih saja merokok tanpa peduli himbauan yang terpasang di setiap sudut dan tempat strategis RSUD Serang, Selasa (2/11). Padahal himbauan tersebut dimaksudkan untuk menciptakan kenyamanan dan kebersihan di lingkungan RSUD Serang.

Sejumlah warga, penunggu pasien di RSUD Serang nampak mengabaikan peringatan dilarang merokok yang di pasang pihak rumah sakit itu. Seperti menurut pengakuan Sarto, warga penunggu pasien RSUD Serang. “Sudah tahu. Bahkan beberapa kali pernah kepergok petugas keamanan rumah sakit. Tapi, ketika petugas pergi saya kembali menghisap rokok.” ucapnya.

Sementara pihak RSUD Serang mengaku kesulitan dalam menghimbau keluarga pasien untuk tidak merokok di lingkungan rumah sakit. Padahal upaya-upaya sudah dilakukan seperti memasang stiker dilarang merokok, melalui spanduk, ataupun himbauan langsung lewat pengeras suara setiap harinya.

Dani hamdani, Kepala Keamanan RSUD Serang, berharap, “Melalui spanduk serta poster di setiap sudut ruang rumah sakit ini, diharapkan dapat membuat para pecandu rokok sedikit kurang nyaman. Serta dapat menumbuhkan tingkat kesadaran masyarakat akan bahaya merokok bagi dirinya sendiri maupun lingkungan sekitar.” ujarnya.[]

  • Share/Bookmark

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

MENGOPTIMALKAN POTENSI TAMAN BACAAN MASYARAKAT

Oleh Gol A Gong
Beberapa kali saya kedatangan tamu yang selalu minta diajari membuat proposal pembuatan taman bacaan masyarakat. Mereka adalah para mahasiswa. Mereka menduga, bahwa saya mendirikan taman bacaan masyarakat bernama Rumah Dunia dengan membuat proposal. Saya katakan kepada mereka, bahwa Rumah Dunia tidak dibangun dengan proposal, tapi dengan kata-kata. Juga Rumah Dunia tidak dibangun [...]

Full Story | February 21st, 2010

Banten Kuliner

MAKANAN TRADISIONAL SERABI GURIH DAN ALAMI

SERABI GURIH DAN ALAMI

Oleh: Rama

Di pinggir jalan Bayangkara Sumampir Cilegon, atau tepatnya di depan Lapangan Bola Sumampir, Husen (50thn) tengah mendirikan sebuah tenda dagangannya dengan menggunakan terespal yang disangga oleh 4 batang kayu. Tenda sederhana berwarna biru itu cukup sederhana, hanya cukup melindungi dari sinar matahari ataupun air hujan yang tiba-tiba turun. Sementara Elia, istri [...]

Full Story | February 8th, 2010

advert

Wisata Banten

PEMANDIAN CIPANAS SEHAT DAN SEGAR

LEBAK – Selain mimpi jadi kota pelajar, Lebak yang belum lama berusia 181 tahun ini juga rupanya menyimpan banyak keindahan alam. Saya belum lama ini sempat coba-coba menelisik, mengunjungi dan menikmati bahkan tadinya ingin menjamah semua tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lebak, baru sebagian saja sih, mengingat beberapa tujuan wisata masih cukup jauh dan [...]

Full Story | December 27th, 2009

advert

Cerpen

BABI NGEPET BUKU

Cerpen Langlang Randhawa*
Alkisah, Banten punya taman budaya yang megah. Gedung berlantai lima yang berdiri di atas tanah bekas gedung kegubernuran Banten itu ramai dengan diskusi mengalahkan hiruk-pikuk mall-mall. Selain berada di jantung kota dan mewah, fasilitasnya pun mengalahkan Gedung Putih Amerika; kenyamanan, keamanan, pelayanan, dan kebersihan sangatlah terjaga dan tertata. [...]

Full Story | March 9th, 2010

Novel

SEGERA “TEMBANG KAMPUNG HALAMAN” KARYA GOL A GONG

Nantikan di bulan Februari 2010, cerita bersambung “Tembang Kampung Halaman”  karya Gol A Gong – dulu Gola Gong. Cerita ini pernah dimuat di majalah HAI  tahun 1990-an dan diterbitkan jadi buku mungil oleh Gramedia. Menceritakan anak-anak kampung dari kampung yang agraris di wilayah pesisir utara, lalu mengalami perubahan sosial.  Mimpi-mimpi dilontarkan setinggi bintang dan ada [...]

Full Story | January 21st, 2010

Puisi

PUISI-PUISI DEA ANUGRAH

KEPADA PISAU

airmatamu mengalir
sampai jauh
pelan pelan menghampir kesunyianku.
***

BLUES BUAT PEREMPUAN R
di kotaku. di kotaku yang jauh ini
selalu kutemukan kilau senyummu
pada lampu lampu jalan, pada bau malam yang khas
juga pada dingin angin pelabuhan.
padahal hidup
hanya menunda kekalahan
seperti payung
yang perlahan lahan sobek
dikoyak moyak angin kencang jelek.
di kotaku.
di kotaku yang jauh ini
aku selalu mengingat senyummu
meski hidup hanya serupa
payung [...]

Full Story | March 9th, 2010