BURUH PT. ABN LAPORKAN KECURANGAN

advert

CILEGON — Perwakilan serikat buruh dari PT. Asa Bangun Nusantara (ABN) Cilegon pagi tadi (2/11) mendatangi Mapolres Cilegon untuk melaporkan manajemen perusahaan PT. ABN yang dianggap telah menyelewengkan uang pesangon ribuan karyawannya.

Upaya meminta bantuan hukum ini dilakukan para perwakilan tenaga kontrak PT. ABN. Ini merupakan buntut dari aksi demo ribuan karyawan PT. ABN yang dilakukan dua pekan lalu. Para serikat buruh ini menuntut pembayaran uang pesangon yang hingga saat ini belum dibayar.

Menurut Ketua Serikat Buruh PT. ABN Muhari uang pesangon tersebut telah dibayarkan oleh PT. Krakatau Steel kepada manajemen lama PT. ABN namun uang pesangon tersebut tidak diberikan kepada para karyawan. “Dana pesangon tersebut berjumlah 13 milyar rupiah untuk sekitar 1900 karyawan,” katanya.

Di Mapolres Cilegon para serikat buruh ini melakukan audiensi dengan kepala urusan Reskrim Polres Cilegon. Mereka meminta agar pihak anggota kepolisian Polres Cilegon dapat melakukan proses hukum terhadap kasus yang menimpa ribuan karyawan kontrak dari PT. ABN ini.

Muhari juga menegaskan mereka telah dizalimi oleh perusaan PT. ABN yang mengontrak kerja mereka lantaran pihak PT. ABN tidak memiliki itikad untuk memberikan uang pesangon yang menjadi hak karyawan sejak 5 bulan yang lalu. Padahal uang pesangon tersebut telah diberikan oleh pihak PT. Krakatau Steel kepada manajemen PT. ABN sebagaimana perjanjian. (BH)

  • Share/Bookmark

Leave a Reply

advert

Tags Kata

Gonjlengan

BE A WRITER: DARI YANG REGULER HINGGA EXCLUSIVE”

Pingin jadi pengarang? Penuli skenario? Jangan pusing-pusing. Untuk mengisi liburan pelajar/mahasiswa, yuk, kita isi dengan kegiatan bermanfaat.
REGULER
Ada paket murah-meriah di Taman Bacaan Masyarakat “Rumah Dunia”. Paket Kelas Menulis “Be a Writer” reguler di Rumah Dunia. Kalo mau jadi novelist dan penulis skenario, gabung di sini. Biaya Rp. 150.000,-. Gratis buku “Be a Writer” karya Gol [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | May 20th, 2010

Banten Kuliner

MY BAKSO: RASA BINTANG LIMA, HARGA KAKI LIMA

SERANG—Resto My Bakso yang berada di Jl. KH. Sohari No. 20 B, Pekojan, Serang- Banten, mulai digemari warga Serang dan sekitarnya. Meskipun Resto My Bakso adalah Franchise: merek yang cukup terkenal dan memiliki system duplikasi kesuksesan usaha, berpusat di Surabaya, baru-baru ini sudah ada di Serang, dibuka sejak bulan Desember 2009, adalah satu-satunya usaha Franchise [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | March 27th, 2010

advert

Wisata Banten

ARUNG JERAM: WISATA DAN KEMANUSIAAN

Bagi wisatawan lokal Jabodetabek yang punya nyali dan suka tantangan Arung Jeram Sungai Ciberang-lah pilihannya. Objek wisata alam yang beralamat di Kampung Muhara, Lebak Gedong, Lebak, Banten, ini tak hanya sebagai wahana rekreasi semata. Tapi bisa dijadikan objek wisata olah raga. “Selain tempat wisata kami juga menerima pelatihan atlit Arung Jeram dan Water restque,” kata [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | March 26th, 2010

advert

Cerpen

BARAKAH

Cerpen Langlang Randhawa*
Gebleg kamu ini! Masak kamu tidak tahu ayahku!? Atau kamu hanya pura-pura saja. Kebina-bina jika kau tak kenal dia. Hey, kamu, dengarkan baik-baik. Pasang telingamu dan fokuskan hatimu. Lupakan saja soal fatwa arah kiblat yang gosipnya menghadap Spanyol hanya karena negeri matador itu juara piala dunia. Lupakan juga soal ledakan-ledakan hangat dari tabung [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | August 6th, 2010

Novel

TEMBANG KAMPUNG HALAMAN [1]

Oleh Gol A Gong
MATAHARI merangkak ke sore hari di kota kecil itu. Sinarnya terang benderang menyelimuti permukaan kota. Mulut langit mengembuskan angin dari sebuah kereta ekonomi yang memasuki stasiun. Dari roda-roda lokomotif tampak asap bergulung-gulung dan bunyi rem berderit, menandakan betapa tuanya umur lokomotif ini. Debu pun beterbangan ke seluruh penjuru, tapi itu tak mengganggu [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | April 8th, 2010

Puisi

PUISI-PUISI A. GANJAR SUDIBYO

TENTANG BEBERAPA TUKANG BECAK
I.
“ora et labora”
di pertigaan jalan menuju rumah
beberapa tukang becak menyemadikan nasib
: bagaimana menyeimbangkan doa dan usaha
- memejam di tempat duduk
masingmasing-
II.
“nrimo ing pandum”
kepasrahan bukanlah pengertian yang bisa diserahkan
begitu saja kepada puingan matahari dan purnama
mereka mengabadikannya sebagai penanda becak
yang telah menerima dan menemukan kesadaran bahwa
lapar dan haus adalah
foto-doa
III.
“kerja adalah ibadah”
di sisi adzan,
kretek [...]

  • Share/Bookmark

Full Story | July 18th, 2010